Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang paling praktis sehingga banyak orang menyukainya. Hanya dengan sekali gesek saja, Anda bisa membeli berbagai jenis barang yang diinginkan. Namun karena kartu kredit bersifat kredit atau utang yang harus dibayar setiap bulan, tidak semua orang bisa memilikinya.

Setiap bank biasanya memiliki aturan ketat dalam menerima pengajuan kartu kredit seseorang. Bank akan melakukan analisa serta survei mengenai kemampuan finansial nasabah untuk menghindari masalah di kemudian hari. Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal ketika akan mengajukan pembuatan kartu kredit di bank.

Penasaran apa saja hal-hal tersebut? Langsung saja, berikut ini penjelasannya:

pengajuan kartu kredit

Pengajuan kartu kredit

Gunakan Identitas Asli

Anda harus menggunakan identitas asli dan bukan milik orang lain agar pengajuan berjalan dengan lancar. Beberapa identitas yang biasanya bisa digunakan yaitu SIM, KTP, atau paspor. Dengan begitu, bank bisa mudah melakukan verifikasi apakah pengajuan benar Anda atau orang lain.

Memenuhi Gaji Minimal

Setiap pemohon harus memenuhi gaji minimal yang diminta oleh bank. Pasalnya, gaji ini bisa menentukan kemampuan pemohon dalam membayar tagihan nantinya. Biasanya gaji minimal untuk membuat kartu kredit yaitu Rp 3.000.000.

Memiliki NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP merupakan dokumen persyaratan yang biasanya diminta saat akan mengajukan kartu kredit. Anda bisa mendapatkan NPWP di kantor pajak terdekat atau bisa mengajukan secara online.

Mengisi Formulir Lengkap

Setiap bank pada umumnya memberikan formulir kepada pemohon untuk diisi sebelum mengajukan pinjaman. Anda harus mengisi formulir secara lengkap dengan informasi yang benar dan akurat. Apabila formulir tidak sesuai maka bisa saja pengajuan ditolak.

Melengkapi Dokumen Tambahan

Pemohon yang memiliki profesi khusus akan diminta dokumen tambahan. Misalnya profesi dokter, Anda akan diminta melampirkan surat izin profesi. Sedangkan pengusaha atau wiraswasta, diminta untuk menyerahkan dokumen seperti akta pendirian usaha.

Mudahnya Mengajukan Aplikasi di Bank Sinarmas

Bank Sinarmas merupakan salah satu bank ternama di Indonesia yang menghadirkan banyak sekali layanan untuk nasabahnya. Jika Anda sering mengalami penolakan saat pengajuan kartu kredit, bank satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Lewat produknya yaitu secure credit card, Anda bisa mendapatkan kartu kredit dengan persyaratan dan proses yang mudah.

Fungsi secure credit card hampir sama dengan kartu kredit biasa, bisa digunakan untuk belanja dan transaksi lainnya. Perbedaannya yaitu adanya jaminan berupa dana yang harus ditempatkan oleh pemilik kartu kredit. Lock dana atau dana yang terkunci tidak bisa dicairkan selama kartu kredit masih aktif.

Limit secure credit card milik Anda bergantung pada besar dana yang dijaminkan. Apabila dana jaminan kecil maka limit juga kecil, begitu pula sebaliknya. Minimal lock dana yang harus dijaminkan adalah Rp 500.000. Ketika pemegang kartu kredit mengalami gagal bayar tagihan, maka lock dana bisa diambil oleh bank untuk menutupi tunggakan tersebut.

Cara memiliki secure credit card sangatlah mudah sekali, bahkan Anda bisa mengajukan secara online. Langsung saja kunjungi website resmi Bank Sinarmas yaitu banksinarmas.com, kemudian pilih secure credit card pada Program Tabungan Online. Isi data-data yang diminta secara lengkap, transfer saldo sebagai lock dana atau jaminan ke nomor virtual account. Anda kemudian tinggal menunggu penjadwalan dan pengiriman kartu kredit.

Sangat mudah bukan? Anda yang sering mengalami kegagalan saat melakukan pengajuan kartu kredit tidak perlu khawatir lagi. Namun untuk mengajukan pembuatan secure credit card, Anda harus memiliki tabungan atau rekening Bank Sinarmas terlebih dahulu. Informasi lebih lengkapnya mengenai produk ini bisa Anda lihat di website banksinarmas.com.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *